life

#ToughtofTheWeek Don’t be late

Juli 22, 2017


Happy morning!
Hampir setiap pagi, Saya selalu terburu-buru. Sebagai seorang mahasiswa, part-timer, dan freelancer, kegiatan Saya memang selalu padat dan jarang ada waktu istirahat. Kuliah pagi sekitar jam 8, lalu berangkat kerja sampai sekitar jam 6 sore. Belum lagi kalau sedang ada proyek freelance, Saya harus masih bekerja dan tak jarang sampai larut. Bisa ditebak kan saya pasti tidur malam bahkan pagi.
Terus, karena terbiasa tidur malam kalau lagi banyak kerjaan, akhirnya waktu lagi tidak ada kerjaan tetap tidur larut soalnya sudah jadi kebiasaan. Entah nonton youtube, buka-buka instagram, atau chatting sama teman, pokoknya tetap stay up all night. Kalau hari libur sih bebas, tapi kalau weekdays?



Saya kurang tidur, waktu jadi berantakkan karena saya telat memulai hari. Hari jadi mundur dan kurang produktif. Seharian jadi cranky lalu makan banyak dan tidak sehat. Muka juga jadi kusam dan banyak jerawat muncul. Hiih jelek banget deh!

Karena itu tekad Saya sudah bulat, Saya mau menghilangkan kebiasaan jelek saya. Berbagai metode saya coba dan sudah ribuan artikel saya baca. Dari cara standart seperti pasang alarm sampai menerapkan sleeping pattern yang aneh-aneh seperti polyphasic pattern pun sudah di lakukan tapi hasilnya tetap nihil.

Terus, gimana dong akhirnya?

Akhirnya saya memutuskan untuk tidak mengindahkan artikel dan metode di luar sana dan kembali ke diri Saya sendiri. Saya telusuri apa titik penyebab saya tidur telat. Mulai dari kegiatan, makanan, dan juga hal-hal kecil seperti transportasi yang saya gunakan sehari-hari.

Dan akhirnya! saya pun mulai menyusun metode yang paling pas untuk diri saya;
-. Dont eat too much sugar after 6pm
Saya masih suka terkena “sugar rush” (kayak anak kecil, ya?:p) dan akan tetap over-energized kalau terlalu banyak mengkonsumsi gula jadi ada baiknya menghindari untuk minum greentea latte kesukaan saya diatas jam 6 sore.
-. Selalu charge handphone begitu sampai rumah
Karena dengan begitu, Saya jadi tidak main terus dengan handphone saya.
-. Pasang reminder untuk tidur.
Kalau kamu pengguna iphone, dalam aplikasi “clock” adan sebuah fitur “bedtime” yang akan mengingatkan orang untuk tidur. Well, kalau yang ini jujur saja belum begitu berhasil, namun lumayan untuk reminder saya untuk segera tidur. Walaupun akhirnya lebih-lebih juga, tetapi paling saya hanya tahan tidak tidur 1 jam dari saat reminder berbunyi.
 -. No work after 7pm
Waktu kerja saya batasi sampai jam 7 malam saja untuk menghindari tidur larut malam dan kecapean keesokkan harinya. Pekerjaan yang masuk diatas jam 7 akan dikerjakan first thing in the morning.

Mungkin hanya 4 langkah saja, namun ternyata cukup efektif untuk Saya. Saya mulai bisa mengatur waktu dengan lebih baik dan pekerjaan pun banyak yang selesai tepat waktu. Ya memang, namanya juga manusia, berubah itu memang sulit sekali. Tetapi, tidak ada salahnya mencoba, kan?
Such a life achievement for a person like me!

Keep yourself productive, everyday!

Regina

GinApproved

#CoffeeTalk Neighborhood Coffee - Emerald Bintaro

Juni 20, 2017




Hello!
Kebetulan banyak sekali libur hari kejepit di bulan Mei sampai awal Juni ini. Mau pergi keluar kota, tanggung. Mau staycation, pasti tempat wisata dalam kota rame nya minta ampun. Mau ke mall, pasti kayak pasar juga. Tapi, kalau dirumah kok pusing juga.

Akhirnya, saya memutuskan untuk coba check tempat-tempat lucu di dekat rumah saya. Saya kebetulan tinggal di Bintaro, dan setiap perjalanan pulang, saya sering melintasi cafe-cafe lucu. Dan dari hasil kekepoan saya di instagram, saya akhirnya menemukan beberapa coffee shop yang berpotensial untuk didatangi.

Setelah menimbang-nimbang, saya  memilih sebuah coffee shop kecil di daerah Emerald Bintaro. Neighborhood coffee terletak di ruko disamping Masjid Emerald, di samping Alfa Midi Emerald. Tempatnya kecil, namun homey. Tidak terlalu banyak yang datang, mungkin juga karena sedang puasa.







Pesanan saya standart saja, yaitu cafe latte hangat dengan plain croissant. Saya mungkin bukan seorang “coffee expert” tetapi kopi nya terasa pas dan gulanya bisa diminta terpisah, jadi tidak akan ada cerita kemanisan. Croissannya begitu crispy namun lembut di dalam, ditambah dengan mentega hangat. Hmmm....

Kemudian, (karena saya tidak pernah kenyang) saya memesan spaghetti carbonara with smoked beef. Diluar ekspektasi saya, rasanya enak! Tidak seperti cafe kebanyakkan yang main course nya biasa-biasa saja. Pokoknya, tempat ini memang benar- benar penuh dengan kejutan!





Tempatnya cukup untuk arisan bersama teman-teman atau sekedar nongkrong-nongkrong biasa. Yang merokok tidak usah takut, di lantai dua disediakan ruangan khusus perokok. Namun, walau banyak mempunyai spot yang bagus, tempatnya kurang photogenic. Pencahayaannya agak sedikit kurang jika ingin berfoto ria. Walau begitu tetap bagus, kok!

Yang saya sesali hanya jika memesan makanan, masih suka ada lalat menghampiri (kok bisa ya). Dan juga pintu toilet yang juga kesannya ringkih dan susah untuk di buka-tutup.


Overall, jika saya harus memberikan nilai, maka Neighborhood coffee mendapat 8,5/10. Dan sudah pasti, #GinApproved !

Neighborhood Coffee

Ruko Emerald Blok CE/A1 No.5
Jalan Emerald Boulevard
Bintaro Jaya Sektor 9
Parigi Lama, Pondok Aren

Jam buka: 08.00 -10.00

instagram: @neighborhoodcoffeebintaro



HELLO!

Mei 30, 2017




Hello!

Setelah sekian lama menimbang-nimbang untuk menulis blog kembali, akhirnya! saya memberanikan diri untuk “kembali” ke dunia blog.

Mengapa “kembali”?

Saya pernah menjadi seorang fashion blogger di tahun 2009 dan bisa dibilang cukup aktif dalam dunia blog di Indonesia. Namun, karena kesibukkan masa SMA saya banyak menyita waktu, saya akhirnya memutuskan undur diri dari blog.

Lalu, kok balik lagi buat blog?

Memang, sekarang bisa dibilang sudah bukan zamannya untuk menulis blog dengan adanya fenomena vlogging via youtube dan micro-blog seperti instagram. Namun, sebenarnya saya masih menemukan bahwa orang-orang pun masih banyak yang pay attention blog, lho!. Bisa dilihat dari masih banyaknya blogger-blogger Indonesia yang masih aktif menulis di blog mereka walau sudah banyak paltform lainnya untuk berekspresi.

Selain itu juga, saya ini orangnya senang sharing. Tapi, Saya sangat introvert, agak susah sepertinya kalau membuat vlog. Mau nulis di caption instagram pun sangat terbatas dan lagi pula, banyak diantara instagram user males untuk baca caption panjang-panjang, kan?:)

Anyway, enough for the doodle-doo everyone. Welcome to my blog, I hope you guys enjoy!:)

Popular Posts